Senin, 22 Desember 2014

Nisan Tak Berkelambu

Di langit memar yang gelap melasap 
seribu burung terbang senyap
padanya, ku gantung asa di tiap kepak sayap
asa tuk membahagiakan mu nek, kek selindap demi selindap

namun, tak sampai mimpiku teraih
kafan itu tlah lebih dulu memburu, membuih
hingga dikedalaman rinduku yang kian melirih
tak ada yang kuingat selain petuah mu yang sugih

kerinduan akan canda tawa, kan terus menggigil diketiadaanmu
hingga saat kuharap temu
hanya ada nisan tak berkelambu
menyapa kenangan yang kian menyaru-nyaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar